- Croquant: Kombinasi kacang dan cokelat.
- Dark Chocolate: Rasanya kaya, agak pahit. Standar Eropa: cokelat ini harusnya mengandung paling tidak 43% pasta cokelat.
- Marzipan: Campuran kacang almon yang sudah dikuliti dengan gula putih
TRILOGI PUTRI SCHOOLAHOLIC
-------------------------------------------------------------------------------------------
3 novel berisi tips & trik bersekolah di Indonesia & Singapura. Perjalanan kehidupan Putri Schoolaholic yang dikelilingi para pangeran di antara Jakarta, Singapura & Seoul...
Blog ini adalah tempat Yunisa berbagi ide-ide di balik penulisan Schoolaholic Princess termasuk belajar lebih banyak tentang Korea (termasuk jalan-jalan ke Korea)
------------------------------------------------------------------------------------------
3 novel berisi tips & trik bersekolah di Indonesia & Singapura. Perjalanan kehidupan Putri Schoolaholic yang dikelilingi para pangeran di antara Jakarta, Singapura & Seoul...
Blog ini adalah tempat Yunisa berbagi ide-ide di balik penulisan Schoolaholic Princess termasuk belajar lebih banyak tentang Korea (termasuk jalan-jalan ke Korea)
------------------------------------------------------------------------------------------
Search This Blog - Cari di Blog ini
The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta
Friday, August 6, 2010
Chocolate Bar
(Schoolaholic Princess 3, halaman 59)
Chocolate Bar
Resep: Detik, The Ritz-Carlton Jakarta
Hazelnut Almond Bar:
250 g milk chocolate
200 g hazelnut paste
500 g almond flakes, panggang
150 g feuille dentale (wafer memar)
300 g marzipan
150 g white chocolate
Candy Orange Chocolate Bar:
500 g dark chocolate
500 g milk chocolate
400 g fresh cream hangat
750 g manisan kulit jeruk
10 g vanilla extract
Lapisan:
750 g milk chocolate, lelehkan
Cara membuat:
•Panggang almond flakes pada suhu 170C, hingga berwarna cokelat keemasan.
•Campur milk chocolate cair dan praline paste ke dalam stainless bowl.
•Tim di atas air panas hingga lumer.
•Tambahkan almond flakes juga feuille dental ke dalam stainless bowl.
•Tuangkan ke dalam loyang dengan kertas roti yang sudah disiapkan, biarkan dingin dan mengeras.
Candy Orange Chocolate Bar:
•Potong cokelat, tambahkan krim hangat, vanilla dan manisan kulit jeruk.
•Tuang ke dalam loyang yang sudah dilapisi dengan plastik atau kertas roti sebagai pelapis.
•Biarkan dingin dan mengental.
•Potong adonan tersebut dengan ukuran 2x2cm, dan lapisi dengan cokelat lumer yang sesuai suhunya.
Untuk 40 potong
Tips:
•Mixing bowl harus bersih sama sekali dari sisa-sisa cokelat yang sudah diatur temperaturnya
•Air yang digunakan untuk untuk mengatur temperaturnya pada suhu 45 C
•Ruangan untuk penyimpanan coklat pada suhu 20 – 22C
•Chocolate Praline jangan pernah disentuh dengan jari pada permukaannya
Labels:
chapter,
choc,
contents,
recipe / resep
Thursday, August 5, 2010
Choc Ganache
Ganache: Cokelat dengan isi yang lembut karena dituangi krim berlemak penuh (full cream, bukan yang skim), mendidih ke dalam cokelatnya. (Schoolaholic Princess 3, halaman 59)
Bahan:
300 ml fresh cream
350 g dark compound chocolate, cincang
Cara membuat:
Taruh cokelat cincang dalam mangkuk.
Didihkan cream di atas api kecil.
Tuang cream ke dalam cokelat, aduk hingga meleleh dan kental.
Dinginkan. Simpan dalam lemari es hingga mengeras. Sajikan.
Resep: Detik
Variasi Ganache
Resep: Detik, The Ritz-Carlton Jakarta
Bahan:
Dark/milk/white Chocolate
Mango ganache:
250 g mango puree
500 g white chocolate
50 g glukosa
Raspberry Ganache:
250 g Raspberry Puree
500 g milk chocolate
50 g glukosa
Hazelnut Ganache:
500 g dark chocolate
500 g hazelnut paste
300 g fresh cream
Cara membuat:
•Untuk Rasa Ganache (Rasa Mangga, Raspberry dan Hazelnut):
•Potong cokelat dan letakkan di dalam mixing bowl.
•Panaskan ekstrak buah dan glukosa, lalu tuangkan ke dalam cokelat yang sudah dipotong, aduk rata hingga menjadi halus, dinginkan.
•Panaskan coklat pada suhu 26C – 30 C, oleskan ke dalam mangkuk atau cetakan cokelat dari akrilik dengan bentuk sesuai selera, simpan dalam ruangan dingin.
•Tuangkan Mango Ganache / Raspberry Ganache / Hazelnut Ganache ke dalam lubang cetakan.
•Lapisi dengan cokelat leleh yang sudah diatur temperaturnya, dinginkan selama 10 menit dan siap dilepas dari cetakan.
Tips:
•Mixing bowl harus bersih sama sekali dari sisa-sisa cokelat yang sudah diatur temperaturnya
•Air yang digunakan untuk untuk mengatur temperaturnya pada suhu 45 C
•Ruangan untuk penyimpanan coklat pada suhu 20 – 22C
•Chocolate Praline jangan pernah disentuh dengan jari pada permukaannya
-------------------
Chocolate Ganache Recipe
Makes about 2 cups of ganache.
12 ounces semisweet or bittersweet chocolate, chopped finely (or use chips)
1/2 pint of heavy whipping cream
2 tablespoons unsalted butter
1/4 teaspoon vanilla
1 tablespoon of flavoring, such as espresso or bourbon (optional)
Pour chopped chocolate (or chocolate chips) into a metal mixing bowl.
Stirring constantly, heat whipping cream, butter and vanilla in a small saucepan to just about boiling, but don’t let it actually come to a boil. You should see bubbles forming around the edges of the pot. If you’re using a thermometer, heat it to about 180 degrees.
Immediately pour hot cream mixture over chocolate and use a small whisk to mix until completely smooth.
Add flavorings, if you’re using them.
Recipe : Wasabimon
Labels:
chapter,
choc,
contents,
recipe / resep
Wednesday, August 4, 2010
Modifikasi Hanbok (Liliana Lim)
Hanbok yang aslinya terdiri dari rok panjang dengan atasan seperti bolero lengan panjang, awalnya adalah busana tradisional Korea yang dapat menunjukkan status sosial, gender, dan usia. Namun, kini hanbok dikategorikan berdasarkan fungsinya, seperti untuk pernikahan dan ulang tahun. Busana dengan siluet ini diterjemahkan lebih modern oleh Liliana Lim pada bahan silk yang mewah berupa gaun kemben dengan aplikasi payet yang menawan.
Otgoreum yang merupakan ornamen menyerupai pita panjang pada hanbok, dilirik Liliana dari kacamata berbeda. Ia meletakkan pita di bagian bahu sehingga memberi kesan asimetris. Sementara model mini kian menciptakan kesan anggun dan modern.
[Femina 6 / 2008]
Terusan off shoulder, dalam warna tembaga yang menggoda, detail floral yang menyertainya sebagai motif tampil begitu cantik. Terlebih dengan penempatan kristal yang menambah efek glamor. Sementara detail garis di bagian dada merupakan turunan gaya hanbok yang menjadi dasar rancangan Liliana. (Personal comment: ini seperti bagian dalam terusan hanbok, tanpa jaket / boleronya)
Dua baju pengantin berinspirasi hanbok
Source: Femina magazine, Oke Zone, Lilianalim.com
See: How to wear hanbok
Tuesday, August 3, 2010
Bento Korea
Ups, ini diadaptasi dari bento Jepang, tetapi pake kimchi. Biasa resto Jepang-Korea di food court jualan ginian... Khas makanan Korea itu telur ceploknya ^_^
Isi:
•Nasi Putih
•Tumis Sukiyaki*)
•Tumis Bayam
•Kimchi
•Telur Mata Sapi
•Acar lobak
•Potongan Apel
Bahan:
1 sdm minyak sayur
1/2 sdt minyak wijen
1 siung bawang putih, parut
20 g bawang Bombay, cincang halus
250 g daging sapi untuk sukiyaki
2 sdm kecap Jepang
1 sdt saus cabai botolan
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
100 ml air
Cara membuat:
•Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu dan wangi.
•Masukkan daging sukiyaki selembar demi selembar sambil aduk hingga kaku dan berubah warna.
•Tambahkan bumbu dan air. Masak hingga air habis dan daging matang.
•Angkat.
•Selagi panas, tuangkan ke atas nasi, beri kimchi, tumis bayam dan telur mata sapi.
Untuk 2 orang
Resep: Detik (dev)
Nasi Daging
Bahan:
250 g nasi pulen hangat
Daging tumis:
1 sdm minyak sayur
1 siung bawang putih, cincang
2 butir bawang merah, cincang
1 batang daun bawang, potong 3 cm
150 g daging sapi, iris tipis panjang
1 sdt cabai merah giling
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdt selai kacang
100 ml air/kaldu
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
Pelengkap:
1 sdm kacang tanah sangrai cincang
Salad wortel lobak
Jeruk lemon/nipis
Cara membuat:
Daging tumis:
•Tumis bawang putih dan bawang merah hingga layu dan wangi.
•Masukkan daun bawang dan daging, aduk hingga berubah warna.
•Tambahkan bahan lainnya, masak hingga kuah agak kering. Angkat.
•Taruh nasi dalam 2 mangkuk saji.
•Tuangkan daging tumis. Beri salad dan irisan jeruk. Sajikan hangat.
Untuk 2 orang
Resep: Detik (dev/Odi)
Nasi Teri Tofu
Bahan:
250 g beras pulen, cuci
25 g teri tawar, sangrai
100 g tahu putih yang bagus, memarkan
400 ml kaldu ayam
20 g bawang Bombay, cincang, tumis
1 siung bawang putih, parut
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
Topping:
20 g bawang Bombay, iris halus, tumis dengan 1 sdt wijen dan 1 sdm kecap Jepang
1 sdm teri tawar goreng
Cara membuat:
•Taruh semua bahan dalam panci rice cooker.
•Masak hingga nasi matang. Buka tutup rice cooker, aduk sebentar.
•Sajikan panas dengan toppingnya.
Untuk 4 orang
Resep: Detik
Labels:
recipe / resep
Monday, August 2, 2010
Tumis Daging dan Lobak ala Korea
Tumis Daging dan Lobak ala Korea
Bahan:
150 g daging sapi untuk sukiyaki/shabu-shabu atau daging has sapi yang diiris tipis
2 sdm kecap asin
½ sdm kecap manis
2 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
1 siung bawang putih, parut
1 sdt cabai merah bubuk
2 sdm minyak sayur
1 siung bawang putih, cincang
30 g bawang Bombay, cincang kasar
100 g lobak, potong ukuran batang korek api
Cara membuat:
•Aduk irisan daging dengan kecap, saus tiram, minyak wijen dan cabai bubuk hingga rata. Diamkan selama 1 jam atau simpan dalam wadah tertutup di lemari es selama beberapa jam.
•Panaskan minyak, tumis bawnag putih dan bawang bombay hingga layu.
•Masukkan lobak, aduk sebentar.
•Masukkan irisan daging berbumbu, aduk hingga daging kaku dan matang.
•Angkat, sajikan hangat.
Untuk 4 orang
(Dev/Odi)
Resep: Detik
Labels:
korea,
recipe / resep
Sunday, August 1, 2010
Korean Steamboat
Agak mirip Shabu-shabu... atau "juanlo" masakan Cina :D
Korean Steamboat
Korean Steamboat
Bahan:
200 g daging sapi untuk sukiyaki/amiyaki
1 sdt bawang putih parut
1 sdt cabai merah bubuk
1 sdm kecap Jepang
300 g tahu sutera, potong tipis memanjang
300 g wortel, kupas, iris kecil panjang
3 batang daun bawang, potong kecil panjang
300 g sawi putih, potong 4 cm
Kuah, rebus jadi satu:
750 ml kaldu sapi
1 sdt minyak wijen
2 sdt bawang putih
2 sdt cabai merah bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
2 sdt garam
Cara membuat:
•Aduk daging dengan bawang putih, cabai bubuk dan kecap hingga rata.
•Susun dalam panci steamboat atau panci yang agak dalam. Tambahkan bahan-bahan lainnya.
•Tuangi kaldu, didihkan.
•Penyajian: Tiap orang bisa mematangkan bahan dan mengambil sesuai selera.
•Sajikan dengan nasi putih.
Untuk 5 orang
Resep: Detik (dev)
Labels:
korea,
recipe / resep
Saturday, July 31, 2010
Pyogojeon
Pyogojeon - Jamur Isi Daging
Bahan:
12 buah jamur shitake segar atau 12 buah jamur shitake kering, rendam selama 30 menit
90 g daging has sapi
60 g tofu, haluskan dengan garpu
2 sdm tepung terigu
1 butir telur ayam
Minyak goreng
Bumbu:
1 sdm kecap asin
1/2 sdt gula pasir
2 sdt daun bawang cincang halus
1 sdt bawang putih cincang
1 sdt minyak wijen
1 sdt biji wijen sangrai
Merica hitam bubuk
Saus Pencelup, aduk rata:
2 sdm kecap asin
1 sdm air
1 sdm cuka
1 sdm biji wijen sangrai
Cara membuat:
•Peras cairan yang ada pada jamur. Buang tangkainya.
•Bumbu: Aduk smeua bahan dalam mangkuk keramik.
•Tambahkan tofu dan daging sapi, aduk rata.
•Lumuri tiap payung jamur dengan tepung terigu hingga rata.
•Isi payung jamur dengan adonan daging, tekan hingga padat.
•Lumuri jamur dengan tepung terigu lalu celupkan dalam telur kocok.
•Panaskan 1 sdm minyak dalam wajan. Goreng jamur selama 2 menit pada sisi yang ada adonan dagingnya dan 1 menit pada permukaan jamur (telur mencegah jamur menyerap banyak minyak).
•Sajikan hangat dengan Saus Pencelupnya.
Untuk 12 buah
Resep: Detik (dev)
Labels:
korea,
recipe / resep
Friday, July 30, 2010
Kimchi Soup
Kimchi Soup
Bahan:
200 g daging ikan kakap/kerapu, potong-potong
200 g sawi putih, potong-potong
200 g tofu, potong-potong
Kuah:
2 sdm minyak sayur
1/2 sdt minyak wijen
1 siung bawang putih, cincang halus
2 butir bawang merah, cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
2 sdt cabai merah giling
750 ml kaldu ikan
2 sdm kecap ikan
2 sdm saus tomat
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
3 sdm air jeruk nipis
2 sdt garam
Taburan: 1 sdm kucai, iris halus
Cara membuat:
•Kuah: Tumis bawang putih dan bawang merah hingga layu.
•Masukkan daun bawang dan cabai merah giling, aduk hingga harum.
•Tuangi kaldu dan bumbu, didihkan.
•Masukkan daging ikan, didihkan kembali.
•Tambahkan sawi dan tofu, didihkan hingga layu.
•Angkat, sajikan segera.
Untuk 6 orang
Resep: Detik (dev/Odi)
Labels:
korea,
recipe / resep
Thursday, July 29, 2010
Chocolate Mousse
Chocolate Mousse
Bahan:
200 g dark compound chocolate, potong-potong
2 butir telur ayam
20 g gula pasir
1/2 sdm cokelat bubuk
200 g fresh cream/krim segar
Pelengkap:
Whipped Cream
Cokelat serut/bubuk
Cara membuat:
•Tim cokelat hingga leleh. Angkat, sisihkan.
•Kocok telur dan gula hingga agak pucat.
•Tuangkan ke dalam cokelat hangat, aduk hingga rata.
•Tambahkan cokelat bubuk, aduk rata.
•Kocok cream hingga kaku.
•Masukkan ke dalam campuran cokelat, aduk rata.
•Tuang ke dalam gelas-gelas saji.
•Simpan dalam lemari es hingga keras.
•Sajikan dingin dengan Pelengkapnya.
Untuk 6 buah
Resep: Detik
Bahan:
200 g dark compound chocolate, potong-potong
2 butir telur ayam
20 g gula pasir
1/2 sdm cokelat bubuk
200 g fresh cream/krim segar
Pelengkap:
Whipped Cream
Cokelat serut/bubuk
Cara membuat:
•Tim cokelat hingga leleh. Angkat, sisihkan.
•Kocok telur dan gula hingga agak pucat.
•Tuangkan ke dalam cokelat hangat, aduk hingga rata.
•Tambahkan cokelat bubuk, aduk rata.
•Kocok cream hingga kaku.
•Masukkan ke dalam campuran cokelat, aduk rata.
•Tuang ke dalam gelas-gelas saji.
•Simpan dalam lemari es hingga keras.
•Sajikan dingin dengan Pelengkapnya.
Untuk 6 buah
Resep: Detik
Labels:
choc,
recipe / resep
Wednesday, July 28, 2010
Dolsot Bibimbap
Bibimbap
Ingredients
- 320 g non-glutinous rice = 400 g soaked non-glutinous rice
- 600 g water
- 150 g beef
- 80 g hot pepper paste
- 150 g beef
- 80 g hot pepper paste
- 150g fernbrake
Seasoning for Beef and Fernbrake:
51 g soy sauce
19.5 g sugar
20 g green onions, chopped
10 g garlic, chopped
Powdered sesame mixed with 9 g salt
10 g garlic, chopped
Powdered sesame mixed with 9 g salt
1 g ground pepper
12 g sesame oil
- 200 g cucumber
- 150 g ballonflower
Seasoning for Cucumber & Ballonflower:
11 g soy sauce
20 g green onions, chopped
10 g garlic, chopped
10 g garlic, chopped
Powdered Sesame mixed with 18 g salt
24 g sesame oil
- 150 g bean sprouts
Seasoning for Bean Sprouts:
1.6 g salt
3 g sesame oil
- 150 g fish (Croaker, Cod or Frozen Pollack)
Seasoning for Fish:
1.6 g salt
1g ground pepper
18 g flour
110 g eggs
10 g kelp
50 g vegetable oil
Cooking Instructions
1.Thoroughly wash rice and soak in water for 30~60 minutes and then cook.
2.Cut beef into 5cm long pieces and clean and cut fernbrakes into 4~5cm pieces. Using the seasoning ingredients listed above, mix into beef and fernbrakes. Remember to keep them separated. Next, panfry the beef and fernbrakes separately using vegetable oil.
3.The next step is to take the cucumber and to diagonally slice it into half. Then, slice into approximately 0.3cm thick pieces. When you have thinly sliced cucumbers, season with salt and then drain the liquid by squeezing with your hands. Rub salt into balloonflowers and then clean in water. Then diagonally rip them into thin slices. Use the ingredients listed above to season each ingredient and then panfry separately.
4.Bean sprouts should be cleaned and placed in a pot along with some water and salt and slightly cooked. Once cooked, use the seasoning instructions listed above to complete.
5.Take the fish meat and cut into 4cm by 5cm pieces and season with salt and pepper. Next, cover with a coat of flour and then drench it in a coat of eggs. Next, panfry the fish pieces and cut into 1cm wide pieces. Fry the leftover eggs to cook and slice them.
Cook the kelp and panfry in oil until crispy. Break the crispy kelp into small pieces using your hands.
6.Using a bowl, place the ingredients nicely on top of rice. Serve a bit of the hot pepper paste separately.
Souce: Seoul Magazine
Dolsot Bibimbap
Bahan:
30 g zucchini iris tipis
30 g Chinese Bellflower
30 g tauge kedelai
30 g bayam Inggris
30 g bracken/pakis
30 g daging sapi cincang mentah
1 kuning telur ayam mentah
1/4 lembar nori
30 g lobak (mu), iris tipis
1 lembar selada
Minyak sayur
Bumbu:
Kecap
Daun Bawang
Bawang Putih
Garam wijen
Merica Bubuk
Minyak wijen
Gula Pasir
Sambal (gochujang)
Cara membuat:
•Masak zucchini dalam wajan panas, bumbui dengan garam, garam wijen, bawang putih dan minyak wijen, aduk rata.
•Masak lobak dengan bawang putih, gula dan garam.
•Bersihkan bayam Inggris dan tauge, Blansir. Bumbui dengan daun bawang bawang, garam wijen, garam dan minyak wijen.
•Iris kecil akar bellflower, rebus sebentar. Masak dalam wajan panas dengan garam wijen, garam, bawang puti, garam dan minyak wijen.
•Rendam bracken, potong-potong. Masak dalam wajan panas dengan daun bawang, kecap, garam wijen, merica dan minyak wijen. Tambahkan sedikit air, masak hingga empuk.
•Pilih daging sapi yang empuk, iris tipis atau cincang agak kasar. Bumbui dengan kecap, gula pasir dan minyak wije. Masak dalam wajan panas hingga matang.
•Panggang nori, potong halus. Kupas chestnut, iris kecil.
•Taruh nasi dalam mangkuk batu. Susun semua bahan di atasnya hingga cantik dan rapi. Beri sedikit sambal dan kaldu sapi. Panaskan hingga panas sekali.
•Aduk rata dan nikmati.
Untuk 1 porsi
Resep: Detik (dev)
Labels:
korea,
recipe / resep
Monday, July 26, 2010
Truffle
Chocolate truffle - I mention it somewhere in Book 3 in the intro of Chocolate Symphony. Here is the recipe from Femina Magazine, with translation provided.
Bahan / Ingredients
Minyak untuk menggoreng (cooking oil to fry)
Isi (filling)
- 50 ml krim kental (50 ml thick cream)
- 100 g cokelat masak pekat, cincang kasar (100 g dark cooking chocolate, smashed)
- 250 g biskuit susu, hancurkan (250 g milk biscuit, smashed)
- 4 kuning telur ayam (4 egg yolks)
- 50 g mete, cincang kasar (50 g cashew nuts, crushed)
Isi (Filling)
- Panaskan krim di atas api kecil hingga mendidih. Angkat. Heat the cream in small fire till it boils. Set aside.
- Masukkan cokelat, aduk hingga meleleh. Simpan dalam kulkas hingga padat. Add the chocolate, stir till it melts. Keep it in the fridge.
- Keluarkan, keruk dengan sendok teh hingga berbentuk bulatan. Taruh di atas aluminium foil. Dinginkan lagi dalam kulkas. Take it out, get a tea spoon to make it a ball. Put on an aluminium foil. Keep it again in the fridge.
Aduk biskuit dan telur hingga rata. Ambil 1 sdt, bulatkan, gilas. Keluarkan isi dari kulkas, taruh satu bulat isian di dalam, tutup, bulatkan. Mix the biscuit and eggs well. Take 1 tsp, make it a ball, smash it. Take the filling out of the fridge. Put one ball of fillings inside the skin, close it and make a ball. Dip it in cashew nut while you press.
Panaskan minyak, goreng sebentar hingga mete kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Heat the cooking oil. Fry the chocolate balls till the cashew nuts turn brownish. Set aside. Sajikan panas. Served hot.
Cupid Truffle
Bahan:
300 g dark cooking chocolate (compound chocolate), potong kecil
90 g mentega tawar
125 ml krim kental
1 sdt esens rhum
Lapisan, campur rata:
50 g cokelat bubuk bermutu bagus
Cara membuat:
- Taruh cokelat cincang dalam wadah.
- Masak krim dan mentega hingga hampir mendidih. Angkat.
- Tuang ke dalam wadah berisi cokelat, aduk hingga rata dan licin.
- Taruh dalam wadah bertutup. Simpan dalam lemari es hingga mengeras dan dapat dipulung.
- Ambil sesendok teh penuh adonan, bulatkan.
- Gulingkan dalam bahan Lapisan hingga rata.
- Simpan dalam lemari es hingga mengeras.
- Taruh dalam boks atau piring saji. Sajikan.
Resep: Detik
Choc Truffle
Bahan:
Dark Truffle Ganache:
1000 g Dark Couverture Chocolate
600 g Fresh Cream (hangat)
50 g Mentega
50 g Glukosa
25 g Cognac/Grand Marnier (sejenis minuman beralkohol / liquor), sesuai keinginan
Milk Truffle Ganache:
1000 g Milk Couverture Chocolate
500 g Fresh Cream (hangat)
50 g Mentega
50 g Glukosa
25 g Baileys/Raspberry Brandy (sesuai keinginan saja)
White Truffle Ganache:
1000 g White Couverture Chocolate
450 g Fresh Cream (hangat)
50 g Mentega
50 g Glukosa
2 g Malibu/Crème de menthe
Cara membuat:
Untuk pembuatan Chocolate Truffles sebagai Chocolate Ganache:
* Potong cokelat dengan ukuran kecil, letakkan di mixing bowl.
* Panaskan krim, mentega, dan glukosa. Tuangkan ke dalam potongan cokelat tersebut, kemudian aduk secara perlahan (hanya untuk tercampur), dinginkan sejenak.
* Tambahkan liquor, jika suka.
Untuk penyelesain pembuatan Chocolate Truffles:
* Kocok chocolate ganache di dalam mixing bowl hingga mengental.
* Masukkan ke dalam kantong semprotan kue, semprotkan ke atas kertas roti dan dinginkan.
* Bentuk chocolate ganache tersebut menjadi bulatan dan oleskan chocolate ganache tersebut dengan cokelat cair yang temperaturnya (30 – 34 derajat celcius).
Untuk 40 buah
Resep: Detik Hotel The Ritz-Carlton Jakarta
Labels:
chapter,
recipe / resep
Wednesday, July 21, 2010
Stop Plagiarisme
Hehe, ternyata ada blogger lain yang sepemikiran dengan artikel yang ditulis Nana untuk mading (majalah dinding) di Schoolaholic Princess 1 (halaman 101-102). Sebenarnya itu banyak dipengaruhi pengalaman pribadi, SMP mading kelasku dijiplak kelas lain hahaha :D tak terlupakan seumur hidup: sebel banget rasanya. (Teman-teman SMP yang jadi timku masih inget gak ya?)
Oh ya, sebelum lupa: Thanks a lot, Kimberly!
Bisakah Indonesia maju, kalau orang-orangnya hanya bisa meniru? Tidak menghargai hak cipta intelektual ? Mengapa kita tidak belajar dari Jepang, yang orang-orangnya sangat kreatif?
Apakah kita tidak malu mengaku-aku karya orang lain sebagai karya kita, membayar joki untuk mengerjakan skripsi? Memang sudah tidak ada cara lain, topik lain, kepuasan lain, kalau kita mengerjakan semuanya dengan susah payah. Bukankah lebih baik kita bangga akan karya kita sendiri?
Kita semua tentunya sadar bahwa plagiarisme dalam bentuk apapun (termasuk menjiplak ide orang lain) itu merupakan perbuatan tercela. Kriminalitas. Kalau kita mengutip kalimat orang lain, kita harus menulis kredit dari siapa kalimat itu dikutip . Itu adalah salah satu aturan baku dunia keberadaban.
Mungkin penegakan hukum di negara kita belum sekeras di negara lain. Sudah banyak praktisi akademis di negara-negara maju yang diajukan ke pengadilan, dan tentunya saja dicopot jabatan dan gelarnya begitu ia dicurigai melanggar ketentuan hak cipta intelektual ini, termasuk di dalamnya : PLAGIARISME.
Bagaimana cara memberantasnya? Semua harus dimulai dari diri kita sendiri. Janganlah pernah sudi menjadi seorang Plagiator. Banggalah akan karyamu sendiri. Sejelek-jeleknya karyaku sendiri, masih lebih jelek karya plagiator!
Apakah kita tidak malu mengaku-aku karya orang lain sebagai karya kita, membayar joki untuk mengerjakan skripsi? Memang sudah tidak ada cara lain, topik lain, kepuasan lain, kalau kita mengerjakan semuanya dengan susah payah. Bukankah lebih baik kita bangga akan karya kita sendiri?
Kita semua tentunya sadar bahwa plagiarisme dalam bentuk apapun (termasuk menjiplak ide orang lain) itu merupakan perbuatan tercela. Kriminalitas. Kalau kita mengutip kalimat orang lain, kita harus menulis kredit dari siapa kalimat itu dikutip . Itu adalah salah satu aturan baku dunia keberadaban.
Mungkin penegakan hukum di negara kita belum sekeras di negara lain. Sudah banyak praktisi akademis di negara-negara maju yang diajukan ke pengadilan, dan tentunya saja dicopot jabatan dan gelarnya begitu ia dicurigai melanggar ketentuan hak cipta intelektual ini, termasuk di dalamnya : PLAGIARISME.
Bagaimana cara memberantasnya? Semua harus dimulai dari diri kita sendiri. Janganlah pernah sudi menjadi seorang Plagiator. Banggalah akan karyamu sendiri. Sejelek-jeleknya karyaku sendiri, masih lebih jelek karya plagiator!
OOT, waktu kuliah di NUS, ada teman programmer (orang Indonesia) yang keren banget, dia bantuin dosen bikin program buat mengetahui apakah itu PR dijiplak dari orang lain (termasuk PR programming!). Terus dosen MBA juga kasih tau bahwa para dosen udah punya software yang tinggal copy-paste sembarang paragraf dari assignment, dan dia bisa tahu itu karya asli atau comotan yang di"rephrase"... Ada beberapa temen yang kena, terus disuruh bikin ulang. Seandainya universitas di Indonesia punya perlengkapan semacam ini...
Labels:
contents
Wednesday, July 7, 2010
Definisi Pintar
Kami (maksudnya Yunisa dan para peserta diskusi yang merasa diri rakyat jelata, bukan golongan elite anak Indonesia di Sg, tapi kok terjebak dalam lingkungan penuh orang pintar di NUS), menyimpulkan: "pinter" di sekolah itu ada dua macam - pintar karena dari sononya pintar, dan pintar karena rajin belajar. Bagi yang merasa dirinya pintar (atau selalu disebut orang: kamu pinter deh, silakan tanya pada diri sendiri, kamu termasuk yang mana).
Ada cerita lucu/tragis (tergantung dari pihak mana kita melihatnya). Ini SST (sungguh2 terjadi). Dua murid yang bersaing ketat, dari kelas yang berbeda. Keduanya sama-sama ranking satu.
Si A dari awal sudah disuruh guru, dilatih mati-matian tiap hari buat ikut Olimpiade eksakta
Si B, karena udah ikut macam2 (baik lomba akademis pelajaran lain ataupun kegiatan aneh2 di luar sekolah), dia sama sekali tidak ditarik oleh guru tsb untuk Olimpiade ini.
Guru: B, besok kamu jam 8 siap yah, kita berangkat Olimpiade ini.
B: Tapi, Pak, kan seharusnya si A yang ikut?
Guru: Oh, A juga ikut.
A: *dalam hati merasa aneh, kok si B tiba-tiba juga disuruh ikut*
Hari pengumuman hasil seleksi tingkat kotamadya untuk Olimpiade tersebut
B lolos, A yang sudah dilatih mati-matian, tidak lolos.
Menurutmu, siapa yang sebenarnya pintar?
Menurut kami, keduanya pintar, tapi jenisnya berbeda. B bisa jadi adalah anak malas (yang kubilang: malas yang strategis).
Contoh: Bahan tes termasuk ikatan kimia untuk MSG (itu setengah halaman sendiri kalau di buku paket berukuran besar).
B dengan sengaja melompati bagian itu. B sudah pasrah, kalau itu keluar ujian, yah anggap saja nilai hilang. Toh, dia memang tidak niat (dan tidak merasa menghafal ikatan kimia MSG itu berguna di jangka panjang). Sementara A dengan tekun, hafal mati ikatan MSG. Jadilah nilai A paling tinggi sesekolah.
In real competition scenario, the following is what happened (based on my own personal experience joining macem2 dari TOFI, IChO, IMO yang cuma lolos tingkat provinsi, tapi KO di tingkat nasional - beda dong sama Jemmy, misalnya, yang mewakili TOFI Indonesia :P)
Soal yang disodorkan tidak pernah ada di buku teks sehari-hari, it's a totally brand new problem - seringnya untuk anak tingkat kuliah (atau master), padahal peserta kan masih SMP/SMA.
B dengan nggerundel (of course!) menggarap soal tersebut sambil mikir: astaga-naga, kok ini soal matematika jawabannya masih pakai variabel, dan tidak ketemu jawaban angka. (Memang kompetisi Olimpiade jenis ginian jawabannya kebanyakan masih dalam bentuk persamaan!!! tapi B berpendapat mana ketehe, anak SMP-SMA biasa masih mencari jawaban angka). Sementara itu, A juga berusaha mengerjakan sebaik-baiknya.
Hasil akhir: B secara konstan, dalam SEMUA lomba akademis yang "tanpa persiapan, langsung disuruh maju bertempur", lolos tahap demi tahap. Sampai *ahem* dia disuruh milih: konsentrasi mau mewakili (Indonesia) di bidang apa.
Let's say A dan B menjadi ahli komputer. Suatu hari si A dan si B dimintai tolong oleh kawan mereka yang mendeskripsikan masalah yang dihadapinya secara detail: komputer hang.
A: Waduh, aku nggak bisa nebak pasti. Bisa jadi X, Y, Z yang bermasalah. Mesti bawa ke sini komputernya.
B: Error message-nya apa? Ini XXXX? Kalau iya, kamu buka AAA, terus BBB, terus ketik CCC.
Dan dapat kita tebak, si teman sangat berbahagia karena si B LANGSUNG mengenali, mendiagnosis, dan walau jarak-jauh, bisa menyelesaikan secara tepat masalah ini komputer.
Let's say A dan B menjadi dokter, menghadapi pasien W dengan kasus superaneh
Dokter A setelah memeriksa dengan teliti: Kita perlu tes A-Z.
Dokter B, sekali lihat itu kasus, langsung mengorder: Kita perlu tes A, B, dan C.
Pasien W: Loh Dokter B, kok kita tidak perlu tes D-Z?
Dokter B: Oh nggak perlu, karena tes A itu buat apa, tes B itu buat apa, tes C itu buat apa. Kalau A gini, B gini, C gitu, berarti kasusnya ini. Bla bla.
See the difference? I am so blessed that I am surrounded by many Bs. Banyak banget orang-orang cerdas yang emang dari sononya cerdas - dalam kehidupan saya.
PS: Nana dan Phil di Schoolaholic Princess termasuk kategori dokter B.
Labels:
sharing
Tuesday, July 6, 2010
Korean Doll Making
Apologize for the very late update. This happened on October 1st, 2009, during Children Day. Basically you need glue, scissors, and a pair of good hands (just like my sis'!). Ya betul sekali, bonekanya Yunisa tidak bakal jadi kalau tidak dibantuin tangan terampil adik tercinta, Riana Dewi :) Enjoy the pictures!
Bahan-bahan (doll paper set) provided by KTO (Korean Tourism)
Ibu guru yang cantik (duh lupa namanya, saking kelamaan postingnya) sedang memberi instruksi dalam Bahasa Inggris patah-patah. Gunting semua bahan sesuai pola (garis putus-putus) seperti gambar di bawah, harus tepat di garis, jangan mencong. Semakin rapi, semakin bagus nanti bonekamu.
Model sedang melipat untuk menggembungkan rok boneka (milik kakaknya yang sudah menyerah). Ya, pokoknya njlimet deh, tapi tidak ada yang njlimet bagi tangan Riana Dewi
Ini proses penggembungan. Jari merogoh ke dalam lipatan agar membentuk kerucut. Susah, asli! Apalagi kalau jarimu pendek-pendek berukuran bayi seperti jariku.
Ini dia kerucut (rok) dan bahan sisa yang harus digarap (baru setengah jadi ini!)
Kertas kecil hijau itu akan jadi kerah di bagian dalam hanbok (bener2 ruwet, detail banget)
Sembari bikin kerah, lubangi pucuk kerucut untuk memasukkan kepala boneka
Background belakang adalah minuman barley ala Korea
Ini masih belum jadi juga karena harus menyiapkan kepala boneka dengan sanggulnya!
Hore, jadi!!! Ini hasil akhir yang sekarang mejeng di kantor Yunisa, Riana, dan Mayrinna (kasian deh adik bungsu, gak ikutan acara ini!).
Tapi moral of the story, boneka Yunisa dan Mayrinna semua dibantuin Riana karena kita orang stuck di bagian tertentu dan nyaris mutung :D
Labels:
korea
Saturday, June 26, 2010
Hanbok Berempat
OK, this photo has been taken in Dec 2009, but I was extremely lazy to show it here. My youngest sister came over - so this is one of the rare occasion :)
Labels:
korea
Friday, June 25, 2010
Crown - cake
Dapet email gambar2 cake (roti tar) yang lucu. Dua berikut berhubungan dengan mahkota (King and Princess) hehe
Friday, June 4, 2010
Coffee Praline
Praline: Nama Belgia untuk kerang-kerangan cokelat dengan berbagai isi dan bentuk (Schoolaholic Princess 3, halaman 60)
Here is a recipe in Indonesian from Femina Magazine with translation of course. Korean also loves chocolate :) I think nobody hates chocolate.
Bahan / Ingredients Here is a recipe in Indonesian from Femina Magazine with translation of course. Korean also loves chocolate :) I think nobody hates chocolate.
- 250 g cokelat masak pekat, lelehkan (250 g dark cooking chocolate, melt it)
- 100 g cokelat masak putih, lelehkan (100 g white cooking chocolate, melt it)
- 125 g krim kental (125 g thick cream)
- 25 sdm kopi bubuk (25 tbs coffee powder)
- 250 g cokelat masak putih, cincang (250 g white cooking chocolate, mash it)
- 50 g biji kopi (50 g coffee grounds)
- Coffee Ganache: Panaskan mentega dan kopi bubuk di atas api kecil hingga mentega leleh, jangan sampai mendidih (Cook the cream and coffee powder till it melt, not shimmering)
- Masukkan cokelat, aduk hingga meleleh. Angkat. Tuang ke wadah, dinginkan di kulkas (Put the chocolate till it melt. Pour to the container and put in the fridge)
- Keruk ganache 1 1/2 sdm, bulatkan, isi dengan 1 biji kopi, bulatkan lagi. Taruh di aluminium foil. Dinginkan di kulkas
- (Take 1 1/2 ganache, make it a ball, fill with 1 coffee ground. Put in the aluminium foil. Put in the fridge)
- Melapis: Celup ganache ke cokelat masak pekat leleh hingga terbalut rata. Pindahkan ke aluminium foil. Diamkan hingga membeku.
- (Dip ganache to the melting dark chocolate. Move it to aluminium foil. Wait till it hardens)
- Hiasi dengan cokelat putih. Diamkan hingga mengeras. (Decorate with white chocolate. Leave till it hardens).
Chef Indra Nurbalian dari Tulip Chocolate, di Atrium Senayan City, Jakarta, Jumat (19/2/2010).
Bahan:
* 500 gr fresh cream
* 20 gr kopi instan
* 600 gr Tulip super compound dark chocolate
* 100 gr butter
* Cetakan plastik (piping bag) dengan berbagai bentuk
Cara membuat:
1. Panaskan fresh cream dan kopi instan sampai kopi larut. Aduk-aduk terus hingga kopi tidak menggumpal. Sisihkan dan dinginkan.
2. Potong kecil compound dark chocolate, kemudian lelehkan di atas air panas. Jenis cokelat ada dua, yakni cokelat compound dan coverture. Coklat compound terbuat dari minyak kelapa sawit, sedangkan coverture terbuat dari cokelat asli.
Usahakan panci leleh cokelat lebih besar daripada wajan berisi air, agar percikan atau uap air tidak masuk ke dalam wadah cokelat sehingga cokelat jadi berlubang saat didinginkan.
3. Setelah cokelat agak dingin, tambahkan unsalted butter atau mentega yang tidak asin.
4. Siapkan cetakan, kemudian tuang cokelat ke dalam cetakan. Rapikan cokelat yang keluar dari jalur cetakan dengan spatula. Biarkan sekitar 2-3 menit.
5. Tuang kembali adonan cokelat dalam cetakan ke wadah cokelat, sehingga nanti akan terbentuk cetakan tipis dari cokelat. Dinginkan dalam suhu ruangan.
Setelah adonan dimasukkan dalam cetakan, ketuk-ketuk cetakan agar tidak ada gelembung udara yang masuk. Nanti cokelat bisa berlubang.
6. Siapkan adonan isi (kopi instan dan fresh cream). Kalau Anda suka krim kacang, gunakan saja selai kacang yang sudah jadi atau sesuai selera Anda. Masukkan ke dalam plastik segitiga.
7. Masukkan adonan isi (filling) menggunakan piping bag ke dalam cetakan. Pastikan kalau cokelat (adonan kulit dari cokelat) sudah mengeras.
8. Lapisi kembali dengan adonan cokelat. Rapikan dengan spatula. Kemudian dinginkan dalam suhu ruangan selama 10-15 menit. Nah, kalau Anda ingin cokelat terlihat mengilap saat disajikan, masukkan langsung ke dalam freezer (suhu yang ekstrem akan membuat cokelat mengilap).
9. Setelah siap, cokelat siap dikeluarkan dari cetakan. Sajikan.
Labels:
chapter,
choc,
recipe / resep
Sunday, January 10, 2010
My sis' design
This is my sister (Riana)'s design for Maybelline's AngelFit powder case. We all love kingdom theme (hence the Schoolaholic Princess has the crown logo for the series - I purposely request the cover designer to retain that :P). Please vote for Riana's design here
Update: My sis won a consolation prize.
Update: My sis won a consolation prize.
Monday, November 23, 2009
Chocolate Kisses
Milk Chocolate: Kaya rasa cokelat, tapi lebih manis rasanya. Kandungan kakao minimal 30% (Schoolaholic Princess 3, halaman 59)
Click the image to enlarge
Source: Sleepover Club (Angie Bates)
Labels:
choc,
recipe / resep
Thursday, November 12, 2009
Romansa Singapura ada di National Library Singapore
Good news, it seems the library is getting 3 copies of Schoolaholic Princess 2: Romansa Singapura (I haven't donated any to them - lazy me - it is displayed on new arrival screen
So currently I have 2 titles in NLB database (when I am not lazy, I will donate Schoolaholic Princess 1: The Miracle Boys, Schoolaholic Princess 3: Simfoni Cinta and Sydney Darling Harbour)
It seems the National Library acquired Romansa Singapura only in October 2009?
Labels:
libraries / bookstores
Wednesday, November 11, 2009
Wearing hanbok again!
A rare opportunity to dress up in hanbok with my sisters. It happened Oct 1, 2009 on Children's day
Location: Korea Plaza, Raffles Place, Singapore (not Seoul haha)
Labels:
korea
Friday, September 18, 2009
White Chocolate & Pistachio Tiramisu
White Chocolate: Rasa cokelat yang disiapkan dengan mentega cokelat, gula, dan tepung susu.
(Schoolaholic Princess 3, halaman 59)
Make a white chocolate and pistachio tiramisu like a pro!
by Cynthia Loh, Diva Asia
With this simple recipe kindly provided by Jones the grocer, you can make a white chocolate and pistachio tiramisu like a pro!
100g of shelled pistachio nuts
250g of Amedei For You white chocolate buttons
500g of mascarpone cheese
150g of sugar
1 vanilla bean, split in half and scraped to remove seeds
5 egg yolks
3 egg whites
A pinch of salt
200g of sponge finger biscuits
100ml of dessert wine
To prepare:
Finely chop or grate the white chocolate buttons.
Blanch the pistachios in boiling water to remove the skins, then blend them to obtain a smooth, creamy paste.
Whisk the egg yolks with 130g of sugar and vanilla seeds until thick and creamy, then delicately fold the mascarpone cheese, chocolate and the pistachio paste.
Whip the egg whites until stiff with the remaining 20g of sugar and a pinch of salt, then gently fold into the cream mixture.
Spread 1/4 of the cream mixture into a mould or glass, add a layer of sponge finger biscuits and sprinkle with 1/2 the wine. Repeat these layers and finish with the remaining cream mixture.
Place in the fridge for at least three hours before cutting and serving.
To prepare:
Finely chop or grate the white chocolate buttons.
Blanch the pistachios in boiling water to remove the skins, then blend them to obtain a smooth, creamy paste.
Whisk the egg yolks with 130g of sugar and vanilla seeds until thick and creamy, then delicately fold the mascarpone cheese, chocolate and the pistachio paste.
Whip the egg whites until stiff with the remaining 20g of sugar and a pinch of salt, then gently fold into the cream mixture.
Spread 1/4 of the cream mixture into a mould or glass, add a layer of sponge finger biscuits and sprinkle with 1/2 the wine. Repeat these layers and finish with the remaining cream mixture.
Place in the fridge for at least three hours before cutting and serving.
Labels:
choc,
recipe / resep
Monday, September 7, 2009
Incheon Airport May 2009
Yes, I was in Incheon for an hour from San Francisco to Singapore. Here are some snaps. H1N1 was just start spreading when I was flying back to Singapore... I passed the screen check of course. IMO, Incheon deserves to be No 1 (she has beaten Changi! for few years now!!) because of the bright light design, friendliness of the officers, and let me tell you, small matters count!)
Flower
Vertical snap of the airport
Horizontal view
My luggage and cell phone pouch *darn, I forgot that I need 3G phone to roam in Korea!*
A zombie me because of two crying non-stop I***an children from SFO-(via Incheon)-SIN
(narsis itu tidak baik, mata lama2 bisa julink karena fokus ke lensa di tengah2 sendiri haha)
Labels:
korea
Subscribe to:
Posts (Atom)

































