Bersama Robby - yang dulu interview di Morning Show bareng Nadine.
TRILOGI PUTRI SCHOOLAHOLIC
-------------------------------------------------------------------------------------------
3 novel berisi tips & trik bersekolah di Indonesia & Singapura. Perjalanan kehidupan Putri Schoolaholic yang dikelilingi para pangeran di antara Jakarta, Singapura & Seoul...
Blog ini adalah tempat Yunisa berbagi ide-ide di balik penulisan Schoolaholic Princess termasuk belajar lebih banyak tentang Korea (termasuk jalan-jalan ke Korea)
------------------------------------------------------------------------------------------
3 novel berisi tips & trik bersekolah di Indonesia & Singapura. Perjalanan kehidupan Putri Schoolaholic yang dikelilingi para pangeran di antara Jakarta, Singapura & Seoul...
Blog ini adalah tempat Yunisa berbagi ide-ide di balik penulisan Schoolaholic Princess termasuk belajar lebih banyak tentang Korea (termasuk jalan-jalan ke Korea)
------------------------------------------------------------------------------------------
Search This Blog - Cari di Blog ini
The Miracle Boys, Romansa Singapura, Simfoni Cinta
Showing posts with label radio. Show all posts
Showing posts with label radio. Show all posts
Wednesday, February 25, 2009
Yunisa di Radio Aditya FM, Pekanbaru - slide show
Bersama Robby - yang dulu interview di Morning Show bareng Nadine.
Labels:
radio
Friday, January 23, 2009
Meet & Greet with Robby - Aditya FM Pekanbaru
Pertama datang, bawa cokelat n mau pamer novels hehe - can you believe that I was actually quite in a bad mood??? Demi pose di blog, harus pasang senyum no matter what!
23 January 2009 Well, well, well...
Di Pekanbaru itu, kita harus menghubungi orang yang "in charge" dan tidak bisa menitip pesan - kebanyakan pesan akan "tidak sampai"... That is what I learn. Maksudnya kacau balau deh, karena koordinator yang dulu mengatur wawancara jarak jauh Singapura-Pekanbaru ternyata resign untuk menempuh hidup baru (baca: menikah, secara harfiah). Lalu begitu mendarat, Kamis 22 Jan 09 siang, saya menelepon radio dan oleh resepsionis dijawab dengan tidak bersemangat! -- beneran, bikin "ilfil" dan tidak antusias... No cover up here, I just spill the beans out, tanpa tedeng aling-aling lagi. Nanya di mana Robby atau Nadine, jawabnya juga sekenanya. Benar2 tidak seperti yang saya harapkan - karena saya terbiasa dengan birokrasi efektif ala Singapura - kalau nitip pesan, pasti ada follow up dan resepsionisnya bersemangat. Yang ini, hopeless deh. Sori ya mbak, kesan pertama memang begitu!
Welcome to Pekanbaru, Yun -- that was what Pak Harry said. Lain ladang, lain belalang; lain lubuk, lain ikannya. Beda daerah, beda adat / behaviournya.
Sampai akhirnya, saya samperin aja radionya setelah sarapan (Jumat, 23 Jan 09). Waktu itu saya bilang ke geng saya (Kak Rus, Mag, adikku Riana): just drop the chocolate, if there is no warm reception alias gak ada sambutan, kita cabut aja. For the sake of courtesy dulu aku udah janji bakal drop by ke Aditya FM kalau aku ke Pekanbaru... Syukur-syukur bisa ketemu Robby or Nadine. If not, ya udah deh, bye-bye aja...
Rupanya Tuhan mendengarkan keluhan saya. Robby ada di kantor. HOREEEE!!! Semua yang kacau jadi membaik... I am quite pleased about that :)
Di Pekanbaru itu, kita harus menghubungi orang yang "in charge" dan tidak bisa menitip pesan - kebanyakan pesan akan "tidak sampai"... That is what I learn. Maksudnya kacau balau deh, karena koordinator yang dulu mengatur wawancara jarak jauh Singapura-Pekanbaru ternyata resign untuk menempuh hidup baru (baca: menikah, secara harfiah). Lalu begitu mendarat, Kamis 22 Jan 09 siang, saya menelepon radio dan oleh resepsionis dijawab dengan tidak bersemangat! -- beneran, bikin "ilfil" dan tidak antusias... No cover up here, I just spill the beans out, tanpa tedeng aling-aling lagi. Nanya di mana Robby atau Nadine, jawabnya juga sekenanya. Benar2 tidak seperti yang saya harapkan - karena saya terbiasa dengan birokrasi efektif ala Singapura - kalau nitip pesan, pasti ada follow up dan resepsionisnya bersemangat. Yang ini, hopeless deh. Sori ya mbak, kesan pertama memang begitu!
Welcome to Pekanbaru, Yun -- that was what Pak Harry said. Lain ladang, lain belalang; lain lubuk, lain ikannya. Beda daerah, beda adat / behaviournya.
Sampai akhirnya, saya samperin aja radionya setelah sarapan (Jumat, 23 Jan 09). Waktu itu saya bilang ke geng saya (Kak Rus, Mag, adikku Riana): just drop the chocolate, if there is no warm reception alias gak ada sambutan, kita cabut aja. For the sake of courtesy dulu aku udah janji bakal drop by ke Aditya FM kalau aku ke Pekanbaru... Syukur-syukur bisa ketemu Robby or Nadine. If not, ya udah deh, bye-bye aja...
Rupanya Tuhan mendengarkan keluhan saya. Robby ada di kantor. HOREEEE!!! Semua yang kacau jadi membaik... I am quite pleased about that :)
Robby nanya dikit soal acara promo Schoolaholic sorenya, dan berjanji datang abis dia siaran. Lalu dia bilang masih penasaran sama novel Sakura Bersemi di Yokohama ^_^
Voila, segalanya berubah! Dengan ramah dan apologetic Robby menjelaskan masalahnya - next time better contact him directly - dan ternyata Penerbit Andi cabang Riau menghubungi bagian marketing - itulah mengapa tidak ada respons --> because you don't contact the right person.
Voila, segalanya berubah! Dengan ramah dan apologetic Robby menjelaskan masalahnya - next time better contact him directly - dan ternyata Penerbit Andi cabang Riau menghubungi bagian marketing - itulah mengapa tidak ada respons --> because you don't contact the right person.
It's a matter of whom you know, still...
Berpose di resepsionis
Yunisa & Robby & novel-novel
Ini masih melihat ke arah kamera lain
Akhir, fokus ke kamera ini
Pose akhir, Yunisa sudah ceria lagi hehehe
Labels:
radio
Sunday, November 16, 2008
Interview with Aditya FM Pekanbaru
Sorry, I am late in updating. Actually I had a tele-interview (I called in to the radio) with Aditya FM Pekanbaru (87.6FM) last Tuesday, 11 Nov 08. It was a morning show with Nadine and Robby. The recording will be e-mailed to me soon. I will upload it to my multiply and give the link here (to be updated)
Well, we talked a lot about my first novel Sakura Bersemi di Yokohama, my life in Singapore -- whether it affects my writing hobby (oh yes! definitely working full-time with clocking 300 hours a month to plenty projects really makes me unable to write any fiction...) And one of the audience asked me when Schoolaholic Princess Trilogy will come to Pekanbaru... And I was teased a lot because I killed the favorite male lead in my first novel HAHAHAH...
I will be off to Sydney soon (thanks to my second novel Sydney Darling Harbour) -- I won a quiz of Romantic Sydney Getaway from 91.3FM (a radio in Singapore).
PS: I will drop by in Aditya FM next January 2009 and hold a novels promo in Gramedia Pekanbaru.
Well, we talked a lot about my first novel Sakura Bersemi di Yokohama, my life in Singapore -- whether it affects my writing hobby (oh yes! definitely working full-time with clocking 300 hours a month to plenty projects really makes me unable to write any fiction...) And one of the audience asked me when Schoolaholic Princess Trilogy will come to Pekanbaru... And I was teased a lot because I killed the favorite male lead in my first novel HAHAHAH...
I will be off to Sydney soon (thanks to my second novel Sydney Darling Harbour) -- I won a quiz of Romantic Sydney Getaway from 91.3FM (a radio in Singapore).
PS: I will drop by in Aditya FM next January 2009 and hold a novels promo in Gramedia Pekanbaru.
Labels:
radio
Subscribe to:
Posts (Atom)
